LOGO puskesmas meninting
Beranda > Berita > Pengambilan Shk Pada Bayi Baru Lahir Oleh Bidan Puskesmas Meninting - 28/4…
Berita Utama

Pengambilan SHK Pada Bayi Baru Lahir Oleh Bidan Puskesmas Meninting - 28/4/2025

Posting oleh puskesmasmenintinglobar - 28 April 2025 - Dilihat 677 kali

Meninting, Senin 28 April 2025. Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah pemeriksaan wajib pada bayi baru lahir untuk mendeteksi kelainan hormon tiroid yang dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah dari tumit bayi pada usia 48-72 jam. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) agar dapat segera diobati dan mencegah dampak negatif pada tumbuh kembangnya. 

Berikut adalah detail lebih lanjut tentang pemeriksaan SHK:

  • Tujuan Pemeriksaan SHK:
  • Mendeteksi hipotiroid kongenital (HK) pada bayi baru lahir. 
  • Mengidentifikasi bayi yang memerlukan pengobatan dini untuk mencegah kerusakan jangka panjang. 
  • Mencegah kecacatan fisik dan keterbelakangan mental yang dapat terjadi akibat kekurangan hormon tiroid. 

Cara Pemeriksaan SHK:

  • Sampel darah diambil dari tumit bayi pada usia 48-72 jam setelah lahir. 
  • Sampel darah diteteskan ke kertas saring khusus dan dikirim ke laboratorium untuk dianalisis. 
  • Pemeriksaan ini dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, seperti puskesmas atau rumah sakit. 
  • Manfaat Pemeriksaan SHK:
  • Mencegah kerusakan otak dan keterbelakangan mental.
  • Meningkatkan kualitas hidup bayi dengan hipotiroid kongenital.
  • Memastikan pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal. 

Pentingnya Pemeriksaan SHK:

  • Hipotiroid kongenital dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang permanen jika tidak segera diobati.
  • Pemeriksaan SHK dapat membantu mengidentifikasi bayi dengan hipotiroid kongenital pada usia dini dan mencegah dampak negatifnya.
  • Pemeriksaan SHK merupakan bagian penting dari program kesehatan bayi baru lahir dan didukung oleh pemerintah.

Kesimpulannya, Deteksi dini melalui skrining ini sangat krusial karena hipotiroid kongenital yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan, gangguan perkembangan otak, dan kecacatan intelektual permanen. Dengan melakukan SHK dalam beberapa hari pertama kehidupan, bayi yang terdiagnosis dapat segera diberikan terapi hormon tiroid, sehingga perkembangan fisik dan mentalnya dapat berlangsung normal. Oleh karena itu, pelaksanaan SHK merupakan bagian integral dari upaya pencegahan kecacatan, meningkatkan kualitas hidup anak di masa depan, serta mendukung terwujudnya generasi sehat dan produktif.


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *