Meninting, Senin 28 April 2025. Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) adalah pemeriksaan wajib pada bayi baru lahir untuk mendeteksi kelainan hormon tiroid yang dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah dari tumit bayi pada usia 48-72 jam. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital (HK) agar dapat segera diobati dan mencegah dampak negatif pada tumbuh kembangnya.
Berikut adalah detail lebih lanjut tentang pemeriksaan SHK:
Cara Pemeriksaan SHK:
Pentingnya Pemeriksaan SHK:
Kesimpulannya, Deteksi dini melalui skrining ini sangat krusial karena hipotiroid kongenital yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan keterlambatan pertumbuhan, gangguan perkembangan otak, dan kecacatan intelektual permanen. Dengan melakukan SHK dalam beberapa hari pertama kehidupan, bayi yang terdiagnosis dapat segera diberikan terapi hormon tiroid, sehingga perkembangan fisik dan mentalnya dapat berlangsung normal. Oleh karena itu, pelaksanaan SHK merupakan bagian integral dari upaya pencegahan kecacatan, meningkatkan kualitas hidup anak di masa depan, serta mendukung terwujudnya generasi sehat dan produktif.
Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *